Disangkar emas hatiku membekas
DenganNya lisan berkata
DenganNya hati merasa
DenganNya jiwa meragu
Buai penuh duri
sangkar emas
seperti istana, tak layak
sang putri kesepian
Lautan emas ikut bersuara
Teriakan gelombang hingga antariksa
belum berakhir
masih tersimpan secerca cahya
Disangkar emas cahya mengena
Suara alam redam terdengar pelan
Yogyakarta, 5 November 2008
Tidak ada komentar:
Posting Komentar